Merdeka!!! selamat hari pahlawan bangsaku :D semoga dengan diperingatinya hari pahlawan, Indonesia makin makmur dan tentram amin..
Well, apa aja kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari pahlawan? Di sekolah gue, hari pahlawan di peringati dengan apel bendera dari jam 7 sampai 8 pagi, itu artinya pelajaran Bahasa Indonesia kosong huehehe padahal pr pelajaran Bahasa Indonesia banyak banget, dan belum gue kerjain.
Selain itu, kelas gue pribadi juga memperingati hari pahlawan dengan mengadakan lomba mirip lomba Agustusan yang digelar di Aula. Pesertanya cuman murid kelas gue aja. Sebenernya lomba ini dilaksanakan untuk memenuhi tugas praktek mata pelajaran Ekonomi bab manajemen. Tugasnya adalah kelas gue disuruh bikin proposal lomba sekaligus praktek lombanya juga. Berhubung bertepatan dengan hari pahlawan, lomba itu sengaja dibuat semeriah mungkin. Bagus. Sambil menyelam minum kobokan.
Hah, sparing basket sore ini tim sekolah gue kalah lagi.. taapa lah, gagal merupakan jalan pasti menuju sukses. Uehh!.
Lawan sparing kali ini adalah SMAN 1 Pare atau bisa dipanggil dengan SMANSA. Secara postur sebenarnya tim gue sama dengan pemain SMANSA, kita masih kalah di skill dan kejasama tim, hal ini sangat terlihat di lapangan.
Ditambah pelatih membei instruksi tidak boleh drible sama sekali. ibarat menulis adalah kita menulis tanpa bolpoin, ya, kita masih bisa mencatat pemikiran kita di otak yang memorinya sangat banyak. sebenernya hal ini juga coba diterapkan oleh pelatih gue. gunakan akalmu gunakan pikiranmu, jauhkan ego, tim adalah nomor satu Yeah!
Walaupun kalah, tim gue mendapat pencerahan dari sparing kali ini. kita basket dengan ego, agar terlihat keren lah, terlihat paling jago lah, dilihat pacar lah, atau apapun itu, sangat tidak baik untuk tim. kita harus 100% fokus di lapangan, itu yang gue tangkep.
Lawan sparing kali ini adalah SMAN 1 Pare atau bisa dipanggil dengan SMANSA. Secara postur sebenarnya tim gue sama dengan pemain SMANSA, kita masih kalah di skill dan kejasama tim, hal ini sangat terlihat di lapangan.
Ditambah pelatih membei instruksi tidak boleh drible sama sekali. ibarat menulis adalah kita menulis tanpa bolpoin, ya, kita masih bisa mencatat pemikiran kita di otak yang memorinya sangat banyak. sebenernya hal ini juga coba diterapkan oleh pelatih gue. gunakan akalmu gunakan pikiranmu, jauhkan ego, tim adalah nomor satu Yeah!
Walaupun kalah, tim gue mendapat pencerahan dari sparing kali ini. kita basket dengan ego, agar terlihat keren lah, terlihat paling jago lah, dilihat pacar lah, atau apapun itu, sangat tidak baik untuk tim. kita harus 100% fokus di lapangan, itu yang gue tangkep.
Kata guru sosiologi gue, belanja di pasar tradisional adalah 50% berbelanja dan 50% adalah belajar tentang kesahajaan. maknyus!. gue sangat setuju dengan pendapat beliau, menurut gue banyak sisi positif yang bisa kita ambil jika berbelanja di pasar tradisional. pada pasar tradisional kita menjadi sering berinteraksi baik dengan penjual maupun orang yang juga berbelanja di pasar tersebut. kita bisa tawar menawar dengan penjual.
"berapa bu tempenya?"
"seribu dua ratus"
"kok mahal sekali to bu, seribu saja lah.."
Percakapan seperti diatas yang tidak kita temukan di pasar modern. kita datang ke pasar modern, kita mengambil barang-barang yang kita perlukan, pergi ke kasir kemudian bayar, selesai.
Pasar modern memang menyuguhkan tempat belanja yang bersih dan higienis yang membuat kebanyakan masyarakat kita saat ini gemar-gemarnya berbelanja di pasar modern. padahal, keberadaan pasar modern yang notabene milik perusahaan asing menjadikan penjual-penjual lokal di pasar tradisional gulung tikar. fenomena yang tragis sebenarnya, hal ini sama saja kita mendukung angka pengangguran di Indonesia meningkat.
"berapa bu tempenya?"
"seribu dua ratus"
"kok mahal sekali to bu, seribu saja lah.."
Percakapan seperti diatas yang tidak kita temukan di pasar modern. kita datang ke pasar modern, kita mengambil barang-barang yang kita perlukan, pergi ke kasir kemudian bayar, selesai.
Pasar modern memang menyuguhkan tempat belanja yang bersih dan higienis yang membuat kebanyakan masyarakat kita saat ini gemar-gemarnya berbelanja di pasar modern. padahal, keberadaan pasar modern yang notabene milik perusahaan asing menjadikan penjual-penjual lokal di pasar tradisional gulung tikar. fenomena yang tragis sebenarnya, hal ini sama saja kita mendukung angka pengangguran di Indonesia meningkat.
Langganan:
Postingan (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact